Cara Jadi Agen Properti

Cara Jadi Agen Properti

Sebagai kebutuhan primer, properti adalah bidang bisnis yang selalu menjadi trend di setiap tahunnya. Selain menjadi kebutuhan primer, properti bisa menjadi aset dan investasi menguntungkan bagi pemilik dan bagi agen properti itu sendiri. Dalam artikel ini, anda bisa menyimak bagaimana cara jadi agen properti agar bisa sukses.

Cara Jadi Agen Properti

Hal pertama yang menjadi motivasi bagi seorang agen properti adalah adanya komisi atau bonus. Mengingat dunia properti di Indonesia terus berkembang. Indonesia memiliki populasi yang besar, sekitar 250 juta orang dan pasti akan terus bertambah di masa depan.

Jumlah penduduk yang besar ini terdiri dari 50% penduduk di bawah usia 30 tahun. Artinya banyak masyarakat Indonesia yang diprediksi akan membeli properti pertamanya dalam waktu dekat dan lama.

Berbicara tentang komisi, perusahaan perdagangan properti mendapat komisi yang diatur dalam Pasal 10 (2) Permendag No. 33/2008, yaitu minimal 2% dari nilai transaksi.  Sehingga seorang agen properti yang berada di bawah naungan perusahaan perdagangan properti juga bisa mendapatkan keuntungan dengan nilai yang telah di tetapkan oleh perusahaan.

Apa Saja Tugas Agen Properti?

Tugas seorang agen properti yakni memberikan bimbingan dan pendampingan dalam proses jual beli kepada pembeli atau klien, sehingga properti tersebut dapat dijual dengan harga yang tepat dan dengan syarat-syarat yang sesuai prosedur.

Agen properti juga harus mampu menganalisis kebutuhan keuangan klien dan kemampuan untuk memberikan solusi yang sesuai dengan kondisi mereka. Juga harus mampu memberikan informasi rinci tentang kondisi pasar, update harga properti, persyaratan hukum dan hal – hal lain tentang properti.

Syarat Menjadi Agen Properti

Syarat menjadi agen properti, ada beberapa skill dan persyaratan yang harus anda miliki, seperti pengalaman kerja sebagai agen properti atau yang terkait dengan dunia properti. Agen properti juga harus memiliki pengalaman penjualan yang sukses, dapat bekerja mandiri atau dengan tim.

Keterampilan negosiasi dan komunikasi juga sangat dibutuhkan. Selain itu, agen properti juga harus terlihat menyenangkan dan jujur dalam bertransaksi dengan klien. Terakhir, agen properti harus menguasai MS Office untuk membuat dokumen properti dan paham tentang lisensi / legalitas properti.

Bagaimana Cara Jadi Agen Properti yang Sukses?

Menyiapkan Modal Awal

Cara jadi agen properti yang pertama adalah menyiapkan modal yang cukup. Karena untuk membangun reputasi dan kemampuan sebagai agen properti profesional, anda perlu mengikuti kelas maupun training tertentu dan memiliki sertifikasi profesional, dan hal tersebut tentunya membutuhkan biaya.

Anda juga bisa menginvestasikan modal yang anda miliki ini dengan membuat website untuk iklan, brosur, dan sebagainya. Intinya anda harus berhati-hati dalam mengelola keuangan, agar terhindar dari resiko.

Mengembangkan Skill dalam Bidang Properti

Jangan pernah berhenti belajar untuk mengasah skill atau kemampuan anda, terutama dalam transaksi properti. Cara yang bisa anda lakukan adalah belajar berkomunikasi dan bernegosiasi dengan baik, demi membangun kenyamanan dengan klien dan hal-hal penting lainnya.

Mencari Penjual Properti

Selain mencari calon pembeli, anda juga harus mencari calon penjual terpercaya. Caranya, anda bisa mengunjungi lokasi perumahan atau pameran properti yang diadakan kota anda. Dalam memilih properti, lokasi dan aksesnya sangat berpengaruh terhadap harga dan minat klien.

Jadi, cari informasi sebanyak-banyaknya agar calon pembeli memiliki gambaran yang baik tentang rumah yang anda tawarkan. Oleh karena itu, memperbanyak kenalan dan belajar cara berkomunikasi dengan baik sangat penting.

Menawarkan Kerja Sama

Jika anda sudah menemukan penjual properti, cara jadi agen properti selanjutnya ialah menawarkan kerja sama baik dengannya. Perjanjian kerja sama harus ditulis di atas kertas, agar lebih aman dan tidak merugikan pihak manapun. Kemudian anda bisa berdiskusi tentang detail rumah yang dijual, seperti lantai, harga, kondisi.

Serta cara pembayaran yang diinginkan beserta komisi yang akan anda dapatkan jika sukses menjual rumah tersebut. Setelah setuju untuk bekerja sama, tugas anda selanjutnya adalah mencari pembeli yang tepat. Di sinilah keterampilan seorang agen akan diuji. Disini anda harus memahami bagaimana cara meyakinkan calon pembeli.

Sebaiknya jangan melebih-lebihkan fakta tentang keadaan properti yang anda tawarkan, jadi bicarakan saja dengan sejujur-jujurnya. Karena jika anda ketahuan berbohong, pasti mereka tidak akan merekomendasikan anda sebagai agen properti yang baik. Semisal masalah harga, jangan menaikkan harga terlalu tinggi, karena tentunya calon pembeli akan langsung tertekan.

Bergabung dengan Perusahaan Properti

Jika ada perusahaan properti yang memberikan banyak keuntungan bagi anda, seperti pelatihan, pendampingan, atau komisi. Maka tidak ada salahnya anda mendaftar untuk bergabung di perusahaan tersebut.

Mendapatkan Izin Resmi

Cara jadi agen properti yang sukses adalah mendapatkan izin / sertifikasi dari lembaga resmi. Izin ini akan memudahkan anda dalam menjalankan pekerjaan, karena anda akan dianggap memiliki kapasitas dan layak sebagai agen properti terpercaya oleh klien. Tentu saja, hal ini penting untuk membangun kepercayaan klien.

Anda bisa mendapatkan lisensi agen properti ini melalui perusahaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Ada 3 jenis sertifikasi yang dikeluarkan oleh lembaga ini, diantaranya broker properti, manajemen broker properti, dan manajemen properti dan investasi. Jadi, anda boleh memilih sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Memperluas Relasi

Relasi yang luas menjadi poin penting dalam dunia kerja, apalagi sebagai agen properti, karena hubungan yang baik dan luas bisa menjadi jalan yang memudahkan untuk mencapai kesuksesan. Dengan begitu, akan banyak juga informasi dan klien yang bisa didapatkan.

Pastikan relasi yang anda kenal memiliki kompetensi dalam bidang properti, sehingga bisa memberikan banyak manfaat, baik dari ilmu maupun pendapatan bagi anda. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membangun relasi adalah dengan bergabung dalam asosiasi agen properti.

Di Indonesia, ada Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) yang menaungi banyak perusahaan. Selain relasi yang luas, membangun portofolio juga penting bagi seorang agen properti. Bagi pemula, sebaiknya buat portofolio dengan mencari mentor terlebih dahulu. Sehingga mentor akan membantu anda dalam membuat portofolio yang baik.

Menjaga Profesionalisme

Suasana hati yang sedang kurang nyaman akan berdampak buruk saat bertemu dengan klien, dan hal ini bisa berpengaruh negatif bagi bisnis properti anda. Oleh karena itu, menjadi seorang profesional sangat dibutuhkan dalam jenis pekerjaan apapun, termasuk membantu klien mendapatkan properti sesuai keinginannya. Jadi, tidak ada salahnya untuk mulai melatih diri mengendalikan mood dengan baik mulai dari sekarang, agar bisa menjadi profesional dalam bekerja.

Manfaatkan Media Sosial

Cara jadi agen properti yang sukses adalah dengan memasarkan properti di media sosial sebagai tempat terbaik untuk memasarkan propertinya. Keuntungan menggunakan media sosial ialah memiliki jangkauan luas dan tidak membutuhkan modal besar. Anda bisa melakukan promosi di platform Facebook, Instagram, dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.